Minggu, 29 Desember 2013

what?? merried!!








Title          : what?? Merried!! Part 1
Cast          : choi kyuhyun, lee hyeojin
genre       : Romence, married, comediy, and dll

hai teman-teman, salam kenal dari author. ini adalah fanfictionku yang pertama. Jadi maaf ya kalau ff ini abal-abal dan tidak sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Semoga kalian suka ya. Jangan lupa commentnya ya agar author bisa memperbaiki kesalahan untuk ff yang selanjutnya.
Selamat membaca….. J
*happy reading*
Hyeojin pov.                                            

Aku mencoba membuka mataku yang masih sangat berat karna semalaman aku mengerjakan tugas akhir kuliah yang diberikan dosen kepadaku, aku mencoba meregangkan otot-otot tanganku rasanya aku masih ingin melanjutkan tidur pulasku, sambil memeluk guling disampingku. Tiba-tiba eomma memanggilku dan menyuruhku untuk segera menemuinya.


Hyeojin-ah!, bangunlah eomma dan appa menunggumu di ruang tamu!, panggil eomma

Ne, eomma!, aku bangun dari tempat tidurku dan langsung masuk kekamar mandi untuk menyuci mata dan menggosok gigiku.


Ada apa eomma ? tanyaku sambil duduk di kursi sebelah eomma.

Duduklah!, appa ingin bicara kepadamu sebentar.

Ne, wae?

Hyeojin-ah, kau kan sebentar lagi sudah mau lulus kuliah, appa dan eommamu ingin kau segera menikah!, jelas appa sambil melirik kearahku, yang masih kaget mendengar appa bicara  begitu.

Apa?, menikah?, tanyaku yang masih kaget. Kenapa harus sekarang appa ?

Hyeojin-ah!, kau menikah sekarang dengan nanti apa bedanya?, kau nanti juga akan tetap menikahkan?, Tanya appa kepadaku dengan meninggikan nada suaranya.

Ne, tapi tidak harus sekarangkan aku masih belum siap!, lagian aku belum punya calon untuk menikah!, sambungku lagi.


Kamu tidak perlu khawatir masalah calonnya, appa sudah memilih calon suami untukmu, dia anak teman appa!. Aku masih tidak mengerti apa yang diinginkan appaku, mengapa dia ingin sekali menikahkan ku sekarang, seharusnya dia menungguku setidaknya selesai aku lulus kuliah.

Mana bisa seperti itu?, akukan belum mengenalnya, bahkan namanya saja aku tidak tahu!. Aku mencoba mengelak supaya appa mengurunkan niatnya untuk menikahkanku.

Kau tenang saja, masalah itu appa dan eommamu sudah pikirkannya!, nama calon suamimu itu choi kyuhyun, dia anak yang sangat baik, pintar, berpendidikan, ramah, dan sopan, cocok bila disandingkan denganmu yang sangat ceroboh ini. 


Appa…! Rengekku agar dia mengurunkan niatnya.

Nanti malam kau akan bertemu dengannya, jadi bersiap-siaplah jangan sampai kau mempermalukan appamu ini, ne !

Arraseo! Jawabku seadanya. Dan langsung pergi kekamarku

Ya tuhan, apa yang terjadi ?, aku tidak pernah membayangkan ini sebelumnya! Menikah diusia yang masih mudah, aku masih ingin melanjutkan hidupku, berasengan-senang dengan teman-temanku,menjadi seorang Desainer terkenal. 


Aghh!, aku bias gila kalau terus memikirkannya!, dan nanti malam aku akan bertemu denganya, calon suamiku nanti. Seperti apa dia?, apa dia akan sebaik jonghyun oppa.

Aghh…! Teriakku kesal sambil menggarut kepalaku yang sebenarnya tidak gatal


Kyuhyun POV

Kyuhyun, appa dan eomma memanggilmu!, teriak ahra nuna

Ne, ada apa ? tanyaku kepada ahra nuna

Aniya! Sebaiknya kau temui saja mereka diruang tamu!, aku langsung pergi meninggalkan ahra nuna yang berada didepan pintu kamarku.

Ne, appa, eomma!, ada apa memanggiku ? tanyaku sambil mengambil posisi didepan appa dan eomma.


Kyuhyun-ah!, kau ini sudah lama bekerja dan belum menikah, appa dan eomma ingin kau segera menikah! Jelas appa sambil melihat kearahku.

Ne appa!, menikah!, aku belum ada niat untuk menikah sekarang!, jawabku seadanya

Tapi, appa dan eommamu ingin segera menimang cucu darimu kyu!, jelas appa dengan sedikit meninggikan nada bicaranya.

Appa, eomma. Aku belum siap untuk menikah!, jelasku lagi yang tidak kalah sengitnya.

Apa kamu akan terus begini choi kyuhyun, besikap keras kepala, dingin dan tak mau mengalah?, Tanya eomma kepadaku dengan suara yang dibuat-buatnya sehingga meluluhkan hatiku.


Ne, eomma!, baiklah aku akan menikah, tapi appa dan eomma tahukan aku belum punya kekasih ?, tanyaku dengan wajah yang kubuat-buat.

Ne, appa dan eomma tahu kau belum punya kekasih, makanya eomma dan appa akan menjodohkanmu dengan anak teman appamu! Jawab eomma. Dan dia anak yang baik, manis, mudah berinteraksi dengan orang lain, tidak sepertimu yang bersikap dingin kepada orang-orang disekitarmu, jujur eomma tidak suka melihat sikapmu itu kyuu!, jelas eomma sambil membanggakan calon istriku yang akan bersanding denganku nanti. “kau malam ini harus bertemu dengannya ya!

Apa?,malam ini?, haruskah malam ini eomma? Tanyaku berharap eomma akan mendengarkanku

Ne, malam ini dan tidak bisa ditunda-tunda!, eomma tersenyum penuh kemenangan karna bisa melulukanku.


Aku langsung pergi meninggalkan eomma dan appa yang masih diruang tamu, aku masuk kedalam kamar dan membanting pintu kamarku dengan keras. Aku masih tidak percaya dengan appa yang barusan terjadi, mengingat kata-kata appa dan eommaku rasanya aku bisa gila. Hal yang tak pernah terfikirkan olehku selama ini kenapa tiba-tiba jadi menghantuiku, ya tuhan ada apa ini. Dan yang membuatku kaget kenapa harus mendadak seperti ini, dan malam ini aku harus bertemu gadis itu, gadis yang tak pernah kukenal, bahkan namanya saja aku tidak tahu siapa. Soalnya aku lupa tadi menanyakan kepada eommaku. Apa yang harus aku lakukan nanti saat bertemu gadis itu, rasanya membuatku gila memikirkannya. 


Apa-apaan ini!,ck, apa ini semacam percodohan!, gumamku kesal. ‘apa appa dan eomma tidak percaya padaku kalau aku bisa mencari pasangan hidupku sendiri!’ agh…aku menggarut kepalaku yang sebenarnya tidak gatal dan mengacak-ngacak rambutku. Ternyata ahra nuna memperhatikan tingkahku, sejak kapan dia berada diambang pintu kamarku.

“hey… kyuuu jika kau bisa mencari pasangan hidupmu sendiri tidak mungkin sampai sekarang kau tidak menikah!, bahkan kekasih saja kau tak punya…hahaha” ejek ahra nuna sambil menertawakanku dengan puas.

Apa kau bilang ahra nuna?, aku menatap nunaku dengan tatapan membunuh

“Hey kyuu kau tak perlu menatapku seperti itu, yang nuna bilang itukan kenyataannya!”HAHAH

Nuna kau tak seharusnya menertawakanku seperti itu, setidaknya kau menenangkanku!, jawabku dengan wajah yang kuada-adakan karna apa yang dibilang ahra nuna memang benar.


Author POV
Hyeojin dan kyuhyun sedang bersiap-siap karna malam ini mereka akan bertemu disebuah lestoran yang sudah diatur oleh kedua orang tua mereka. Dengan dress warna putih selutut yang digunakan hyeojin dan sepatuh high heels berwarnah putih yang menghiasi kaki jenjangnya, membuatnya tampil lebih cantik dan anggun, tidak seprti biasanya, dia hanya menggunakan celana jeens dan baju kaus, dia tidak pernah menggunakan pakaian dress seperti layaknya seorang wanita. Dan kalau bukan eommannya yang memaksanya memaki dress selutut itu dia tidak akan mengenakannya. Sedangkan kyu hanya menggunakan kemeja putih, dan jas yang berwana hitam, kyu sangat terlihat tampan malam ini. Dan style yang digunakanpun Sangat cocok dengan style yang dikenakan hyeojin.
 Kau terlihat tampan kyu!” puji ahra nunanya kyuhyun.
Aku memang selalu terlihat tampan nuna, walaupun tidak menggunakan jas!,kyu banggakan dirinya didepan nunanya.
Kau terlalu percaya diri kyu! Hahah, Jelas ahra sembari tertawa melihat tingkah dongsaengnya itu.
Kyu!, bersikap manislah didepan wanita itu, jangan kecewakan appa dan eomma!, ne!. ahra menepuk pundak kyu dan mengingatkannya agar tidak bersikap dingin didepan hyeojin nanti.
Arra!, nuna apa aku harus begini!, Tanya kyu dengan wajah sedihnya.
Kyuu!, cobalah jika nanti kau cocok dengannya lanjutkan...!, belum selesai ahra berbicara kyuhyun sudah memotong pembicaraan nunanya.
Dan kalau tidak pernikahan ini bisa dibatalkan ?, Tanya kyu dengan semangatnya.
Aniya!, pokoknya jangan kecewakan appa dan eomma itu saja yang nuna inginkan darimu kyu!, ahra memeluk sambil mengusap punggung kyuhyun.
Hyeojin pov
Malam ini aku akan bertemu pria yang akan menjadi calon suamiku nanti, seperti apa dia!, aku juga tak mengenalnya. Aku melihan pantulan diriku dikaca dalam kamarku, aku melihat diriku yang menggunakan dress warna putih selutut, dress ini pemberian ibuku, dan high heels yang sangat tinggi, rambutku terurai begitu saja, kemudian aku tersenyum melihat pantulan diriku dikaca.
“aku terlihat lebih cantik dari biasanya…hahaha” aku sedikit tersenyum,
Kemudian aku terdiam sejenak membayangkan pertemuanku dengannya, choi kyuhyun. Aku hanya mengenal namanya saja itupun karna appa memberitahukan ku tadi pagi. Apa yang harus aku lakukan ketika bertemu dengannya nanti!, akukan tidak mengenalnya!, aghh…!ck!, rasanya kepalaku ingin pecah
Jam berapa sekarang ? kenapa aku belum berangkat!, aku berlari dari kamarku dan hampir saja terjatuh karna terbentur tembok,
Apa dia, choi kyuhyun sudah menungguku disana?, aku segera memanggil taxi, karna aku tidak diperbolehkan appa diantar hyungku, sungmin. “menyebalkan sekali” aku harus menunggu taxi dan untung saja taxinya cepat kutemukan, kalau tidak bisa berantakan semuanya. “huft, akhirnya sampai juga, dimana pria itu?” gumamku kebingungan mencari dimana kyu berada.
Kyuhyun pov
Sudah hampir setengah jam aku menunggu yeoja itu belum juga datang menemuiku, aku takut kalau yeoja itu sudah datang dari tadi tetapi dia tersesat karna tak mengenaliku. Aku mencoba menghubungi eommaku untuk menanyakan yeoja itu, tetapi ponselnya tidak aktif. Bagaimana ini aku jadi panik karna dia belum datang juga. Tiba-tiba mataku tertuju kepada seorang yeoja yang masih berada didepan pintu masuk, aku terus memandanginya. “apa dia yeoja itu?” tanyaku dalam hati.
Sepertinya dia mulai berjalan menujuh kearahku dan tidak salah lagi dia orang yang aku tunggu-tunggu sedari tadi. Kemudian aku berdiri dari tempat dudukku dan menarik sebuah kursi untuk yeoja itu dan mempersilahkannya untuk duduk. Setelah wanita itu duduk, tidak terjadi perbincangan diantara kami, kami sama-sama terdiam,dan tidak ada yang memulai perbicaraan diantara kami. Suasana yang hening terpecahkan karna ada seorang pelayan yang menghampiri kami berdua, aku memesan makanan yang ingin aku makan kemudian aku bertanya kepadanya.
“kau ingin memesan apa?” tanyaku dengan sedikit ragu
“eem, sama sepertimu saja, kyu!” jawabnya sambil memperlihatkan senyumannya.

(TBC)...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar